SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memberikan pengarahan kepada jajaran Perumda Tirta Bumi Wibawa (TBW) dan PD Waluya dalam rapat yang digelar di Opproom Setda Kota Sukabumi, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan pentingnya perubahan pola pikir di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, BUMD tidak hanya berperan sebagai lembaga pelayanan masyarakat, tetapi juga harus mampu berfungsi sebagai entitas bisnis milik daerah yang dikelola secara profesional serta menghasilkan keuntungan yang sehat. Hal ini penting agar perusahaan daerah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota juga menekankan perlunya penguatan kinerja perusahaan melalui strategi 5M, yakni Man, Management, Material, Machine, dan Money. Strategi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang efektif dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan, Perumda TBW saat ini memiliki dukungan aset sekitar Rp83 miliar, sementara PD Waluya memiliki aset sekitar Rp313 juta. Dengan potensi tersebut, perusahaan daerah diharapkan mampu menghasilkan profit minimal 10 persen dari nilai aset, sekaligus meningkatkan pertumbuhan keuntungan secara berkelanjutan setiap tahun.
“Integritas, profesionalisme, dan komitmen kerja menjadi kunci utama agar BUMD Kota Sukabumi dapat berkembang menjadi entitas bisnis yang sehat dan kuat,” tegasnya.
Melalui penguatan manajemen dan kinerja perusahaan, Pemerintah Kota Sukabumi berharap BUMD dapat berperan lebih besar dalam mendorong pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.






