Butuh Uluran Tangan: Ditinggal Orang Tua, Pemuda Disabilitas di Cianjur Dirawat Kakek-Nenek Renta

Sorot18 Dilihat

CIANJUR — Di sudut Kampung Sarongge RT 005/007, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, berdiri sebuah rumah bilik panggung yang nyaris roboh dimakan usia. Di rumah sederhana itulah, Anggi Suherman (20) menjalani hari-harinya dalam keterbatasan, ditemani suara bambu yang berderit setiap kali angin berhembus.

Sejak lahir, Anggi menyandang disabilitas fisik bawaan. Ujian hidupnya semakin berat setelah ibundanya, almarhumah Enah, meninggal dunia. Kesedihan Anggi bertambah ketika sang ayah, Sanudin, menikah lagi dan tidak lagi tinggal bersama dirinya.

“Setelah ibunya meninggal dunia dan bapak menikah lagi, Anggi tinggal sama saya,” ujar nenek Anggi dengan suara bergetar saat ditemui di kediamannya, Selasa (25/2/2026).

Sejak saat itu, Anggi yang seharusnya mendapatkan perhatian penuh dari orang tuanya, kini hidup bersama kakek dan neneknya yang sudah lanjut usia. Kondisi ekonomi keluarga pun jauh dari kata layak.

Mereka tinggal di rumah bilik panggung yang sangat memprihatinkan. Dinding bambu tampak lapuk, lantai papan mulai keropos, dan atap bocor di berbagai bagian. Di usia senja, sang kakek masih harus bekerja serabutan sebagai kuli tani—itu pun hanya jika ada warga yang membutuhkan tenaga.

“Kalau ada yang nyuruh ya kerja jadi kuli tani. Kalau nggak ada, ya bingung mau makan apa,” ungkap sang nenek dengan mata berkaca-kaca.

Hari-hari keluarga ini dipenuhi ketidakpastian. Untuk makan pun sering kali harus menunggu ada pekerjaan. Sementara Anggi, yang membutuhkan perhatian dan nutrisi memadai, hanya bisa menjalani hidup apa adanya.

Kakek dan neneknya yang telah renta mengaku hanya bisa berdoa dan berharap ada kepedulian dari para dermawan untuk membantu meringankan beban cucunya.

Di usia 20 tahun, Anggi seharusnya dapat beraktivitas seperti pemuda seusianya. Namun keterbatasan fisik serta kondisi ekonomi keluarga membuat sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam rumah bilik yang hampir roboh tersebut.

Melihat kondisi memprihatinkan ini, kepedulian berbagai pihak sangat diharapkan. Bantuan sekecil apa pun diyakini akan sangat berarti bagi Anggi dan kedua lansia yang merawatnya.

Bagi masyarakat yang ingin membantu atau menyalurkan donasi, dapat menghubungi perangkat desa setempat atau langsung mendatangi kediaman Anggi Suherman di Kampung Sarongge RT 005/007, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Mari ringankan beban saudara kita yang tengah membutuhkan uluran tangan.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *