CIANJUR — Demi mendapatkan paket sembako murah, ribuan warga Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, rela berdesakan dan hujan-hujanan saat mengikuti Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI), Kamis (18/12/2025).
Kegiatan OPADI digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Jawa Barat secara serentak di 11 desa se-Kecamatan Sukaresmi. Setiap paket sembako dijual dengan harga Rp40 ribu.
Pantauan di lapangan, warga tampak antusias mendatangi lokasi OPADI di masing-masing desa meski diguyur hujan, demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Camat Sukaresmi, Azis Muslim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat serta Bupati Cianjur atas alokasi bantuan sembako bersubsidi bagi warganya.
“Alhamdulillah, Kecamatan Sukaresmi mendapat alokasi sebanyak 6.047 paket sembako untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 11 desa,” ujar Azis.
Ia menjelaskan, peluncuran OPADI dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di depan Kantor Kecamatan Sukaresmi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Kabupaten Cianjur serta unsur Forkopimcam.
Menurut Azis, setiap desa mendapat alokasi sekitar 500 paket sembako. Sementara sisa paket lainnya dibagikan kepada warga yang tidak kebagian kupon.
“OPADI ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam menghadapi libur panjang akhir tahun 2025,” katanya.
Sementara itu, Kepala Diskuperdagin Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi, mengatakan paket sembako OPADI mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp56.700 dari harga normal sekitar Rp97 ribu.
“Dengan subsidi tersebut, masyarakat cukup membayar Rp40 ribu per paket,” jelas Dedi.
Adapun isi paket sembako OPADI meliputi 3 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir premium, 1 kilogram tepung terigu, dan 1 liter minyak goreng.






