Muara Enim – Program ketahanan pangan yang digaungkan pemerintah disambut baik Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.
Bahkan Pemdes Muara Emil telah menyiapkan anggaran untuk membangun kandang ayam petelur dan ayam petelur 700 ekor di tahun 2025 dimulai pada 22 Desember 2025.
Desa Muara Emil mengembangkan peternakan ayam petelur untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan desa.
Kades Muara Emil Zulhan AR mengatakan, pengembangan budidaya ayam petelur ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan pangan, khususnya telur ayam yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Kita mengalokasikan Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan unit usaha budidaya ayam petelur yang kita percayakan pengelolaannya kepada BUMDes,” ucapnya.
Zulhan berharap usaha ternak ayam petelur ini bisa menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Muara Emil.
“Saya berharap usaha ternak ayam petelur ini dapat menjadi sumber PAD bagi Desa Muara Emil. Saya juga berharap ke depannya jumlah ayam petelur dapat ditambah sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi anak-anak muda yang baru lulus sekolah,” harap Zulhan.
Camat Tanjung Agung H. Cholid Tri Aquarian, S.STP, M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Muara Emil yang telah mengawali program ketahanan pangan dengan langkah konkret.
Ia juga mengingatkan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang perlu dijalankan dengan serius oleh semua desa.
“Anggaran 20 persen dari Dana Desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan bukan sekadar aturan di atas kertas. Harus benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif seperti ini,” kata Cholid.






