CIANJUR | reaksinusantaranews.com – Aliansi Masyarakat Peduli Cimacan (AMPC) memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPRD Cianjur Lepi Ali Firmansyah.
Hal itu merupakan tindak lanjut dari Surat Permohonan Audien AMPC Nomor: 024/AMPC-AU/VIII/2025 tanggal 29 Agustus 2025 terkait permasalahan Retribusi Kawasan Wisata Cibodas. Rapat Dengar Pendapat tersebut diterima oleh Komisi II dan III DPRD Cianjur di Ruang Bangar DPRD Cianjur, Senin (29/9/2025).
Dalam Rapat Dengar Pendapat itu hadir sejumlah dinas terkait, Kepala Dinas Pariwisata Cianjur, Kepala Dinas Perhubungan Cianjur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Cianjur. Dari pihak pemohon audiens hadir Kepala Desa Cimacan Deden Ishak, Ketua Yayasan Wiratanu yang juga sebagai Ketua Umum Aliansi Desa Nusantara Sofyan Hadi, dan Ketua AMPC Daday Basora.
Kadis Pariwisata Cianjur Ayi Reza Addairobi mengakui pihaknya sangat memahami apa yang dipaparkan oleh AMPC terkait Retribusi Kawasan Wisata Cibodas.
“Kami sangat mendukung keinginan mereka dan karena itu kami bersama-sama dengan Komisi II, Komisi III, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Desa Cimacan dan Aliansi Masyarakat Peduli Cimacan, menyepakati beberapa point,” ujar Ayi Reza.
Point pertama, menghentikan sementara penarikan retribusi di Kawasan Taman Raya Cibodas yang dilakukan Dinas Pariwisata selama 1 sampai 3 bulan ke depan. Point kedua, Dinas Pariwisata mencari formulasi yang tepat dan komprehensif (menyeluruh) terkait tata kelola retribusi dan pengembangan kepariwisataan di lokasi Taman Raya Cibodas.
Point ketiga, Dinas Pariwisata melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait dengan pengembangan wisata di Kabupaten Cianjur, khusunya di Taman Raya Cibodas.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Cimacan Deden Ishak menyampaikan rasa syukurnya audensi berjalan menerangkan dengan lancar dan ditanggapi dengan baik oleh Komisi II dan III DPRD Cianjur, dan juga oleh dinas terkait, terutama Dinas Pariwisata.
“Kami ke sini bertujuan agar pengelolaan Taman Raya Cibodas menjadi lebih baik lagi, karena Taman Raya Cibodas ini merupakan destinasi kabupaten Cianjur. Harapan kami, tiket masuk ke Taman Wisata Cibodas hanya berada di satu pintu,” kata Kades.
Ia juga berharap kunjungan wisatawan ke kawasan Taman Raya Cibodas kembali ramai seperti dulu, sehingga para pedagang bisa kembali berjualan di sekitar tempat wisata tersebut. “Dampaknya tentu PAD dan APBDes akan meningkat dari sektor pariwisata,” katanya.***






