Dinkes Garut Perketat Pengawasan Keamanan Pangan dalam Program MBG

Nasional, Sorot130 Dilihat

Garut | reaksinusantaranews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut terus memperkuat pengawasan dan monitoring terhadap keamanan pangan serta kesehatan lingkungan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan bagi masyarakat berjalan sesuai standar kesehatan yang ketat.

Kepala Dinkes Garut, Leli Yuliani, menjelaskan bahwa peran utama pihaknya dalam program MBG adalah menjamin keamanan pangan di setiap tahap distribusi maupun penyajian. “Tugas kita Dinkes dalam kegiatan MBG ini adalah melakukan pengawasan dan monitoring terhadap keamanan pangan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya belum lama ini.

Menurut Leli, salah satu aspek penting yang kini menjadi fokus adalah pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pemerintah Kabupaten Garut tengah memperketat aturan ini agar pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan benar-benar memenuhi standar kelayakan.

“Persyaratan SLHS itu harus dipenuhi dulu, kita akan atur itu dan sekarang persyaratan SLHS harus diperketat,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa setiap calon penerima SLHS wajib mengikuti pelatihan keamanan pangan sebelum sertifikat diterbitkan. “Sebelum mendapatkan SLHS dan sebelum mereka mengajukan SLHS si petugasnya itu harus terlebih dahulu melakukan pelatihan penanganan pangan, ya wajib,” jelas Leli.

Dengan kebijakan tersebut, Dinkes Garut berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan aman, higienis, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Selain itu, peningkatan pengawasan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran para pengelola makanan untuk senantiasa menjaga mutu dan kebersihan dalam setiap kegiatan penyajian pangan.***

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *