Cianjur, ReaksiNusantaranews.com – Seluruh guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di wilayah Kecamatan Cianjur Kota mengikuti kegiatan verifikasi dan validasi data yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Kamis (15/1/2026), bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Cianjur Kota.
Verifikasi data tersebut diikuti oleh guru PPPK paruh waktu yang sebelumnya telah dilantik oleh Bupati Cianjur pada 20 Desember 2025 lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan data sebagai dasar penetapan Surat Keputusan (SK) PPPK paruh waktu.
Untuk wilayah Koordinator Pendidikan (Kordik) Kecamatan Cianjur Kota, proses verifikasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Disdikpora Kabupaten Cianjur, Dra. Sukmawati, bersama jajaran tim verifikator.
Dalam sambutannya, Dra. Sukmawati menyampaikan bahwa verifikasi dan validasi data ini merupakan bagian penting dalam proses administrasi penetapan SK PPPK paruh waktu.
“Tujuan kegiatan ini agar data yang disampaikan benar-benar valid dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah verifikasi ini diharapkan dapat memperkuat akurasi data serta memastikan proses penetapan SK PPPK paruh waktu berjalan secara transparan dan sesuai aturan.
Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Cianjur Kota, Wildan Efendi, menyambut baik pelaksanaan verifikasi data guru PPPK paruh waktu, khususnya bagi guru SD Negeri di lingkungan Kordik Kecamatan Cianjur Kota.
Menurut Wildan, verifikasi dan validasi data yang dilakukan oleh Disdikpora Kabupaten Cianjur merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan tidak adanya data PPPK yang tidak valid.
“Dengan verifikasi ini, data yang sebelumnya belum akurat bisa dikompilasi dan divalidasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses verifikasi dilakukan berdasarkan berbagai dokumen pendukung, seperti SK honorer, absensi, serta data pokok pendidikan (Dapodik), yang semuanya mengacu pada prinsip akuntabilitas dan keberadaan guru yang bersangkutan.
“Harapannya, data guru PPPK paruh waktu benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.







Kegiatan verifikasi PW yang dilaksanakan kemarin berjalan dengan baik dan lancar. Proses pemeriksaan data dilakukan secara teliti serta sesuai dengan prosedur yang berlaku. Koordinasi antar pihak terkait juga sudah cukup efektif sehingga kendala yang muncul dapat segera ditangani.