Peringati HAB ke-80, Kemenag Cianjur Gelar Jalan Sehat Kerukunan dan Aksi Peduli Bencana

Berita Utama84 Dilihat

Cianjur, reaksinusantaranews.com – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia ke-80, Kementerian Agama Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan bertajuk “Jalan Sehat Kerukunan Bergerak Bersama Peduli Bencana”. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di kawasan Puncak Resort, Kecamatan Pacet, Sabtu (17/1/2026) pagi.

Acara yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini tidak hanya diisi dengan jalan sehat, tetapi juga dimeriahkan berbagai kegiatan pendukung. Peserta disuguhkan penampilan band ternama, bazar UMKM, beragam hiburan, permainan (games), serta pembagian doorprize menarik.

Selain itu, digelar pula senam kerukunan sebagai simbol persatuan dan kebersamaan lintas elemen masyarakat. Momentum HAB ke-80 ini juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, di antaranya penggalangan dana bagi korban bencana serta aksi donor darah.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Ramlan Rustandi, menyampaikan rasa syukur karena peringatan HAB ke-80 dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi rutin tahunan kami bersama BAZNAS Kabupaten Cianjur dalam rangka penggalangan dana atau open donasi bagi warga yang terdampak bencana, baik di Pulau Sumatera, Aceh, maupun Jawa Barat,” ujar Ramlan.

Ia menegaskan, seluruh dana yang berhasil dihimpun dalam kegiatan tersebut sepenuhnya dikelola oleh BAZNAS.

“Kami hanya mengimbau, khususnya kepada seluruh ASN, untuk menyiapkan infaknya. Pengelolaan dana nantinya menjadi kewenangan BAZNAS, apakah disalurkan langsung oleh BAZNAS Cianjur atau digabung dengan BAZNAS kabupaten lain sesuai prioritas,” jelasnya.

Terkait total donasi yang terkumpul, Ramlan mengaku belum mengetahui angka pasti dan menyerahkan pengumuman resmi kepada pihak panitia melalui pembawa acara.

Sementara itu, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Meski tidak terdapat data absensi yang valid, Ramlan memperkirakan jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000 orang.

“Kita melihat potensi dari jumlah ASN yang ada, namun realisasinya bisa lebih banyak karena masyarakat umum juga turut berpartisipasi,” pungkasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *