Akses Vital Terabaikan, Warga Hegarmanah Swadaya Perbaiki Jalan Rusak 800 Meter

Desa34 Dilihat

CIANJUR — Warga Kampung Hegarmanah, RT 001/RW 006, Desa Sukakerta, Kecamatan Kadupandak, terpaksa memperbaiki jalan rusak secara swadaya. Melalui kerja bakti dan iuran warga, perbaikan dilakukan demi menjaga akses utama yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Warga secara gotong royong mengumpulkan dana sebesar Rp100 ribu per orang untuk membeli semen serta peralatan pengecoran. Jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 800 meter, namun hingga kini baru sekitar 200 meter yang berhasil dicor menggunakan dana masyarakat.

Ketua RT setempat menyebutkan bahwa usulan perbaikan sebenarnya sudah beberapa kali diajukan ke pemerintah desa, namun belum juga terealisasi.

“Pengajuan sudah kami sampaikan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Karena kondisinya semakin parah, warga akhirnya berinisiatif memperbaiki sendiri,” ujarnya.

Menurut warga, kondisi jalan yang rusak cukup menghambat mobilitas, terutama saat musim hujan. Jalan menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan, bahkan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau hujan, jalan ini becek dan rawan kecelakaan. Padahal ini akses utama warga Hegarmanah dan Rawabulan untuk bekerja, berdagang, dan anak-anak sekolah,” kata salah satu warga lainnya.

Selain sebagai jalur penghubung antar kampung, jalan tersebut juga berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Kerusakan jalan dinilai berdampak pada distribusi hasil pertanian dan kegiatan usaha warga.

“Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi ini. Jalan yang layak sangat penting untuk meningkatkan perekonomian warga dan memudahkan akses pendidikan anak-anak,” ungkap warga.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *