BUMDes Bobojong Kembangkan Ternak Ayam Kampung, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat

Desa, Sorot243 Dilihat

CIANJUR | reaksinusantaranews.con – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Warga Sejahtera Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mengambil langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Melalui kefiatan usaha ternak ayam kampung unggul, BUMDes menebar 1.000 bibit ayam (Day Old Chick/DOC) perdana sebagai bentuk pemberdayaan ketahanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Serang, Desa Bobojong, Jumat (3/10/2025).

Direktur BUMDes Warga Sejahtera Bobojong, Gatot Virgo, S.St.Pi, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah awal yang diharapkan dapat berkelanjutan.

“Bismillah, alhamdulillah di hari yang berkah ini, BUMDes Warga Sejahtera telah melaksanakan penebaran DOC perdana pada program Ketahanan Pangan dengan tematik ternak ayam kampung unggul,” ujar Gatot Virgo.

Untuk tahap pertama, jenis ayam yang ditebar adalah DOC JOPER (Jowo Super) sebanyak 1.000 ekor. Dalam menjalankan usaha ini, BUMDes menerapkan model kemitraan yang sudah disepakati dalam nota kesepahaman (MoU) dengan mitra usaha yang bertindak sebagai suplayer sekaligus buyer.

“Yang artinya pihak mitra menyediakan DOC, sekaligus nanti hasil panennya juga akan diambil lagi oleh mereka,” jelas Gatot.

Model kemitraan ini dinilai mampu meminimalisir risiko pemasaran dan menjamin keberlangsungan usaha. Gatot berharap, program ini tidak hanya berhenti di tahap awal.

“Insya Allah, kita akan memasok DOC tiap bulannya ke depannya. Dengan harapan, tiga bulan ke depan bisa panen pertama dan selanjutnya bisa panen tiap bulan,” tuturnya.

Harapan yang lebih besar adalah agar usaha ternak ayam kampung super yang dikelola BUMDes ini dapat menjadi percontohan dan pemicu bagi pengembangan usaha-usaha ekonomi warga Desa Bobojong di masa depan.

Kepala Desa Bobojong, Suwandi, mengapresiasi langkah yang diambil oleh jajaran pengurus BUMDes tersebut. Inisiatif pemberdayaan dana ketahanan pangan untuk sektor peternakan dinilainya sebagai terobosan yang tepat untuk meningkatkan perekonomian desa dan menciptakan kemandirian pangan.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi langsung melalui BUMDes, tetapi juga menginspirasi warga untuk mengembangkan usaha serupa, sehingga ketahanan pangan keluarga dan desa semakin kuat.***

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *