Bupati Cianjur Buka GERNASRATIK, Anggaran Batik untuk Guru IGRA Dijanjikan Tahun Depan

Daerah, Sorot164 Dilihat

CIANJUR | reaksinusantaranews.com – Bupati melalui Bupati, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, membuka Gerakan Nasional RA Membatik (GERNASRATIK) di Pancaniti Pendopo Cianjur, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Cianjur itu sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IGRA yang ke-23, serta mengusung tema “Melalui Gerakan Nasional RA Membatik (GERNASRATIK) Kita Tumbuhkan Generasi Cinta Budaya Indonesia”.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan GERNASRATIK.

“Ini merupakan kegiatan bersifat nasional, GERNASRATIK gerakan nasional RA membatik, untuk menanamkan rasa cinta terhadap kebudayaan Indonesia, salah satunya adalah batik,” ujar dr. Wahyu.

Ia juga menyampaikan harapannya agar IGRA terus berperan aktif dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Harapannya ke depan IGRA bisa membersamai mendidik anak-anak kita semuanya. Tugas mereka berat, selain mendidik secara keilmuan, mereka juga mendidik mental dan karakter anak-anak. Mudah-mudahan IGRA terus solid, kompak, dan maju,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati mengumumkan rencana penganggaran khusus untuk tahun depan. “Tahun 2026 akan dianggarkan batik untuk guru-guru, khususnya seluruh anggota IGRA,” janjinya, disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu, Ketua PD IGRA Kabupaten Cianjur, Hj. Ai Aisyah, S.Ag., M.Pd., dalam laporannya menyatakan bahwa GERNASRATIK dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kabupaten Cianjur terpilih mewakili Jawa Barat untuk mengikuti sesi live zoom se-Indonesia.

“Alhamdulillah, dalam rangka menumbuhkan rasa cinta kepada anak-anak terhadap budaya Indonesia, acara ini dihadiri oleh 500 orang perwakilan. Masing-masing sekolah hanya mengirim dua orang perwakilan,” jelas Ai Aisyah.

Acara yang dihadiri pula oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang mendalam bagi peserta didik.

“Harapannya nanti anak-anak memiliki karakter yang baik, kemudian bisa cinta kepada alam sekitar, cinta kepada budaya Indonesia, dan bisa mengangkat serta melestarikan budaya Indonesia,” pungkas Ai Aisyah.

Kegiatan GERNASRATIK tidak hanya menjadi wadah kreativitas bagi guru dan siswa RA, tetapi juga menjadi penegasan komitmen bersama untuk melestarikan batik sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia kepada generasi penerus sejak usia dini.***

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *