Bupati Sukabumi Tekankan Jajaran Dinas PU Harus Responsif terhadap Keluhan Masyarakat

Daerah24 Dilihat

SUKABUMI — Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan seluruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus aktif, responsif, serta mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat, terutama terkait keluhan infrastruktur seperti kondisi jalan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Halalbihalal lingkup Dinas PU Kabupaten Sukabumi di Pelataran Kantor DPU, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, kritik masyarakat terhadap infrastruktur semakin meningkat, terlebih dengan maraknya penggunaan media sosial sebagai sarana penyampaian aspirasi.

Karena itu, ia meminta seluruh pegawai PU yang aktif di platform digital untuk turut memberikan literasi dan pemahaman kepada masyarakat secara santun dan berbasis fakta.

“Ketika ada kritik terkait ruas jalan, sampaikan kepada masyarakat sesuai dengan perencanaan yang ada. PU tidak diam. Banyak ruas jalan dan irigasi yang memang perlu diperbaiki dan prosesnya sedang berjalan,” tegasnya.

Bupati juga mengakui tingginya tekanan publik terhadap kinerja Dinas PU, mulai dari laporan masyarakat hingga sorotan media yang terus mengalir setiap hari.

Meski demikian, ia meminta seluruh jajaran tetap kuat dan fokus menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran serta berbagai dinamika di lapangan.

“Sorotan terhadap Dinas PU sangat besar. Laporan dan pengaduan begitu banyak. Saya minta seluruh jajaran tetap diberi kekuatan dan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengungkapkan bahwa penanganan sejumlah ruas jalan selama Ramadan tetap dilakukan, meski hasilnya belum sepenuhnya optimal.

Ia menjelaskan, beberapa proyek mengalami perlambatan akibat keterbatasan pagu anggaran daerah, sehingga perbaikan belum dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

Selain itu, kenaikan harga material konstruksi yang dipengaruhi situasi geopolitik global, termasuk di kawasan Timur Tengah, turut berdampak pada pelaksanaan pekerjaan.

“Beberapa pekerjaan yang sudah berjalan terpaksa tertunda akibat kenaikan harga material. Ini merupakan situasi yang tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan santunan bagi anak yatim berupa perlengkapan sekolah, serta pemberian kadeudeuh dari Bupati kepada pegawai Dinas PU yang memasuki masa purna bakti.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *