Cianjur Kobarkan ‘Pekan GENTING’: Targetkan Zero New Stunting Lewat Gotong Royong Orang Tua Asuh

Daerah31 Dilihat

CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur secara resmi mengibarkan panji gerakan sosial berskala daerah melalui peluncuran Gerakan Peduli Stunting (GPS). Aksi nyata ini digelar dalam rangka pelaksanaan program strategis bertajuk “Pekan GENTING” (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang berlangsung selama dua pekan penuh, terhitung sejak 10 hingga 24 Agustus 2026.

Gerakan masif ini dirancang untuk menggugah kesadaran kolektif serta menggalang partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di Kabupaten Cianjur. Muara utamanya satu mempercepat penurunan angka stunting secara drastis menuju tatanan masyarakat yang bebas dari kasus stunting baru (Zero New Stunting).

Dalam imbauan resminya, Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada instansi pemerintah semata. Diperlukan sinergi multi-pihak yang menyentuh akar rumput agar setiap anak yang berisiko mendapatkan intervensi gizi secara optimal.

“Stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Saatnya kita memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian untuk masa depan generasi Cianjur,” ujar Bupati Cianjur.

Bupati mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan lembaga untuk mengambil peran nyata sesuai dengan kapasitas serta kemampuan masing-masing. Pelibatan ini mencakup spektrum yang sangat luas, diantaranya Jajaran Seluruh Perangkat Daerah Pemkab Cianjur, Kecamatan, hingga tingkat Desa/Kelurahan.

Elemen masyarakat umum, perorangan, organisasi profesi, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Organisasi masyarakat sipil (OMS), komunitas lokal, akademisi, perguruan tinggi, serta mitra pembangunan lainnya.

Melalui skema Orang Tua Asuh pada Pekan GENTING, para donatur dan orang tua asuh akan menyalurkan bantuan langsung yang difokuskan pada pemenuhan gizi esensial serta kebutuhan tumbuh kembang balita sasaran. Langkah ini diharapkan memberikan dampak langsung dan signifikan bagi tumbuh kembang anak agar tumbuh sehat, cerdas, berdaya saing, dan berkualitas.

Di acara terpisah yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur, Senin 10/08/2026 sosialisasi dan penguatan gerakan ini terus dipacu.

Gerakan ini merupakan bagian terintegrasi dari penguatan Program GENTING yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN). Di tingkat daerah, pelaksanaannya dijalankan secara kolaboratif bersama Tim Pengendali GENTING Kabupaten Cianjur.

Guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dana publik, pelaksanaan GPS di Kabupaten Cianjur semakin solid dengan keterlibatan resmi BAZNAS Kabupaten Cianjur yang dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Tim Pengendali GENTING Kabupaten Cianjur. Peran BAZNAS sangat krusial dalam mendukung tata kelola penghimpunan serta penyaluran bantuan masyarakat secara profesional dan tepat sasaran.

Langkah taktis Pemkab Cianjur ini juga dipayungi oleh regulasi yang kuat melalui diterbitkannya Seruan Bupati Cianjur serta Surat Edaran Bupati Cianjur Nomor B/400.13/14/DPPKBP3A/08/2026. Surat edaran ini menjadi landasan penggerak partisipasi bagi seluruh jajaran aparatur sipil negara, camat, kepala desa/lurah, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bahu-membahu menyukseskan Pekan GENTING.

GPS hadir bukan sekadar gerakan penghimpunan donasi finansial, melainkan wujud kepedulian dan gotong royong nyata warga Cianjur dalam memastikan anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Nurdiyati, S.Hut., M.AP., menyampaikan bahwa Pekan GENTING menjadi momentum emas untuk memperluas kepedulian sosial dan meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam percepatan penurunan stunting.

“Gerakan Peduli Stunting merupakan wujud nyata semangat gotong royong masyarakat Cianjur. Kita ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas. Karena itu, melalui Pekan GENTING ini kami mengajak seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, dunia usaha, organisasi masyarakat, lembaga keagamaan dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi bagian dari gerakan orang tua asuh cegah stunting,” tegas Nurdiyati, S.Hut., M.AP.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *