Danyon Infantri Raider 300/Barajawijaya Tutup Capacity Building Perangkat Desa

Daerah, Desa, Sorot165 Dilihat

CIANJUR | reaksinusantaranews.com – Hari ketiga kegiatan capacity building bagi kepala desa (kades) dan aparat desa diisi dengan pemberian materi akhir dan beberapa kegiatan ringan di Lapang Tembak di Mako Yonif 300 Raider/Brajawijaya, Rabu (9/10/2025).

Usai kegiatan itu, Danyon Infantri Raider 300/Barajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, S.T., M.Han., secara resmi menutup kegiatan capacity building bagi kades dan aparat desa tersebut.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Joko Nugroho menyampaikan bahwa capacity building ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola pemerintahan dan pembangunan desa.

Ia juga mengapresiasi perkembangan positif yang tampak pada peserta. “Alhamdulillah, tampak dari sikap, perilaku, cara berbicara, disiplin, dan loyalitas sudah mulai tergambarkan. Insyaallah mudah-mudahan ini bisa dibawa ke masyarakat desa untuk ditumbuhkembangkan menjadi hal yang positif, khususnya nilai-nilai wawasan kebangsaan, karakter, dan bela negara,” ujar Danyon.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 65 orang ini difokuskan pada pembentukan karakter dan kedisiplinan ala militer. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), rutinitas asrama, olahraga, hingga penguatan nilai keagamaan.

Salah satu peserta, Dedi Rachman Efendi, Sekertaris Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, mengungkapkan kesan positifnya.

“Dalam kegiatan ini banyak pelajaran yang kits dapat. Salah satunya kesiapan dan adab kita untuk melayani masyarakat, terlepas kita bisa melaksanakan atau tidak, kita mesti mencoba, seperti halnya para anggota TNI, selaku memulai dan mengakhiri pembicaraan atau perintah dengan dua kalimat yaitu ‘ijin’ dan ‘siap’,” tutur Dedi.

Selama mengikuti kegiatan, lanjut Dedi, kepada para peserta ditanamkan kedisiplinan, toleransi dan pembekalan akhlak, “Semoga kami selepas dari pelatihan ini bisa menerapkannya untuk diri pribadi maupun untuk masyarakat. Mudah-mudahan pula program ini berkesinambungan,” kata Dedi.

Dengan ditutupnya kegiatan ini, diharapkan para kades dan aparat desa dapat menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan loyalitas yang telah diperoleh untuk meningkatkan kemandirian desa dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.***

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *