Dua Akses Jalan Antar Desa di Kecamatan Sukaresmi di Tutup Sementara

Desa161 Dilihat

CIANJUR|Reaksinusantaranews.com – Dua akses jalan antar desa di wilayah Kecamatan Sukaresmi ditutup sementara waktu. Penutupan jalan tersebut diberlakukan di wilayah Desa Rawabeulut dan Desa Cibanteng sejak 5 November 2025.

Pasalnya, akses tersebut sedang dalam masa pekerjaan pengecoran jalan sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat begitu juga dengan pengendara motor terpaksa harus menelusuri jalan kampung.

Kepala Desa (Kades) Rawabeulut, Kecamatan Sukaresmi Syarif Hidayat mengatakan perbaikan infrastruktur jalan dilaksanakan di jalur antar Desa Rawabeulut, Kecamatan Sukaresmi dengan wilayah Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

Tepatnya di Kampung Talun yang menghubungkan Kampung

Lengsar sampai Kampung Parung ponteng, panjang 131 meter dan lebar 2,5 meter dengan sumber dana Bantuan Provinsi (Banprop) anggaran tahun 2025.

“Pekerjaan sudah selesai tinggal tunggu pengeringan jalan diperkirakan seminggu lagi baru dibuka dan bisa dimanfaatkan untuk umum,” ujar kades Syarif Hidayat di kantornya, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan saat ini pihak Pemerintah Desa (Pemdes) bersama masyarakat bergotongroyong membuka akses jalan baru yang menghubungkan antara Kampung Cipeutey dan Gunung Hau dengan panjang 3 km dan lebar 3 meter.

Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan membuka akses secara gotongroyong pada setiap hari minggu yang dimulai sejak September 2025. “Tujuannya sebagai jalan alternatif dan mobilisasi warga. Semoga bermanfaat untuk semua”. Katanya

Di lokasi berbeda, penutupan akses jalan yang menghubungkan desa Cibanteng dengan desa Kubang, perbaikan jalan tempatnya di Kampung antara Cibuntu dan Gulingmunding.

Sekretaris Desa (Sekdes) Cibanteng Ade Mulyadi menyebutkan penutupan akses jalan dikarenakan adanya perbaikan jalan sepanjang 800 meter dengan sumber dana aspirasi dari anggota dewan.

Menurut Sekdes Cibanteng, pengecoran jalan sudah selesai, akan tetapi pemanfaatannya tunggu beresnya pekerjaan perbaikan sodetan gorong-gorong yang ada di kampung Gulingmunding.

“Perbaikan sodetan yang menggunakan dana Banprov anggaran tahun 2025 saat ini masih dalam tahap pekerjaan”. Katanya

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *