Evakuasi Pohon Tumbang di Cugenang Masih Berlangsung, Akses Warga Berangsur Normal – PDAM Pastikan Air Aman

Daerah7 Dilihat

CIANJUR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di Kampung Cirumput RT 007/004, Desa Cirumput.

Pohon yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun itu roboh dan menghantam tembok penyangga area persawahan, serta menutup akses jalan menuju Kampung Babakan. Akibatnya, aktivitas warga sempat terganggu karena jalur penghubung antar kampung tidak dapat dilalui.

Peristiwa tersebut juga sempat menimbulkan kekhawatiran karena lokasi berada di sekitar titik mata air milik PDAM Cianjur. Namun, setelah dilakukan pengecekan, dipastikan sumber air tidak terdampak.

Direktur Utama PDAM Cianjur, Syamsul Hadi, SE, MM

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (4/4/2026), proses evakuasi masih terus berlangsung. Petugas gabungan bersama warga terlihat berjibaku memotong batang pohon yang berukuran besar dan berserakan di badan jalan. Medan yang cukup sulit serta banyaknya cabang membuat proses pembersihan dilakukan secara bertahap.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan, di antaranya Kepala Desa Cirumput Beni Irawan, Bhabinkamtibmas BRIPKA Juliadi Wijaya, Babinsa Serka I Wayan Baskara, serta tim gabungan dari BPBD, Damkar, PMI, Perkim, Retana, dan jajaran PDAM Cianjur.

Kepala Desa Cirumput, Beni Irawan, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pengecekan dan evakuasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian material cukup besar, terutama pada tembok penyangga sawah, bahkan ada bagian bangunan yang jebol,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu menjadi perhatian serius pemerintah desa.

“Situasi cuaca saat ini sulit diprediksi, sehingga kami khawatir berpotensi menimbulkan korban. Kami bersama warga mulai melakukan penanganan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang, baik di lokasi kejadian maupun di sekitar permukiman,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Cianjur, Syamsul Hadi, memastikan bahwa kejadian tersebut tidak berdampak terhadap sumber air.

“Alhamdulillah, pohon yang tumbang tidak menimpa titik sumber mata air, sehingga penyaluran air bersih kepada masyarakat tetap aman dan tidak terganggu,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya di lokasi tersebut.

“Ini merupakan kejadian kedua. Tahun lalu, pohon beringin berusia ratusan tahun juga sempat tumbang di sekitar area ini,” katanya.

Menurutnya, keberadaan pohon-pohon besar di sekitar mata air memiliki peran penting bagi kelestarian sumber air, meskipun di sisi lain berpotensi menimbulkan risiko.

“Ada jenis pohon yang dilindungi sehingga tidak bisa sembarangan ditebang. Di sisi lain, pepohonan di sekitar mata air sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan sumber air itu sendiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsul Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang terlibat dalam penanganan cepat di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD yang telah bergerak cepat, serta kepada Kepala Desa Cirumput beserta jajaran yang sigap berkoordinasi dalam proses evakuasi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan akses jalan kembali normal.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Cianjur.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *