Hardiknas 2026, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Pendidikan Fondasi Generasi Kompetitif dan Berintegritas

Pendidikan15 Dilihat

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Halaman Setda Kota Sukabumi, Senin (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Ayep menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar penting yang tidak hanya melahirkan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan integritas individu.

“Pendidikan menjadi jalan lahirnya generasi yang memiliki kompetensi sekaligus integritas untuk menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Ia menekankan, sistem pendidikan harus mampu mencetak generasi yang tangguh, bermental kuat, serta siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Menurutnya, generasi masa depan harus memiliki daya saing tinggi dan tidak mudah goyah di tengah dinamika global.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Sukabumi terus mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan pembangunan, mulai dari anggaran pemerintah pusat, provinsi, hingga APBD yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, dukungan sektor filantropi seperti wakaf dan Baznas turut dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Ayep mengungkapkan, dana wakaf akan difokuskan pada program beasiswa bagi siswa Sekolah Dasar dari keluarga prasejahtera. Sementara itu, bantuan pendidikan bagi mahasiswa juga terus digulirkan, dengan jumlah penerima mencapai 418 orang dan total anggaran sekitar Rp1,37 miliar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan semua pihak.

“Pendidikan harus inklusif, adil, dan merata. Semua elemen harus ikut berperan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan saat ini berfokus pada pembinaan jenjang PAUD, SD, dan SMP, sementara program di luar itu dikelola oleh perangkat daerah terkait. Pada tahap awal, program beasiswa dari dana filantropi telah disalurkan kepada 72 siswa SD dengan nominal Rp500 ribu per anak.

Momentum Hardiknas 2026 ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi unggul yang siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *