Hujan Tak Padamkan Semangat Hijrah, Ribuan Warga Cianjur Ikuti Pawai Obor 1 Muharram

Daerah8 Dilihat

CIANJUR – Guyuran hujan yang mengguyur Kabupaten Cianjur pada malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026), tidak menyurutkan semangat ribuan warga yang mengikuti Pawai Obor dari Lapangan Prawatasari menuju Pendopo Cianjur.

Suasana khidmat dan penuh makna tampak mewarnai kegiatan syiar Islam tersebut. Ribuan peserta dari berbagai kalangan tetap berjalan membawa obor di tengah hujan, sebagai simbol semangat hijrah dan persatuan umat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, bersama jajaran Pemerintah Daerah, para ulama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam.

Di hadapan para peserta, H. Abdul Qohar Azij menyampaikan bahwa hujan yang turun malam itu justru menjadi gambaran ujian dalam perjalanan keimanan.

“Namun ada yang tidak mampu dipadamkan oleh hujan, yaitu semangat hijrah, semangat persaudaraan, dan semangat untuk terus menebarkan kebaikan,” ujarnya.

Menurutnya, obor yang dibawa para peserta bukan sekadar penerang jalan, melainkan simbol cahaya nilai-nilai keislaman yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Obor yang menyala di tangan hanyalah simbol. Yang lebih penting adalah cahaya yang tetap hidup di dalam hati, yaitu cahaya keimanan, keikhlasan, dan pengabdian kepada sesama,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi dan memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik.

“Hijrah sejatinya bukan tentang berpindah tempat, melainkan tentang keberanian untuk terus melangkah menuju kebaikan, bahkan ketika jalan yang ditempuh tidak selalu cerah,” tambahnya.

Meski hujan terus mengguyur sepanjang kegiatan, semangat para peserta tidak surut. Sepanjang rute pawai, lantunan doa, takbir, dan shalawat menggema, menciptakan suasana religius yang hangat di tengah dinginnya malam.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan masyarakat Kabupaten Cianjur di tahun baru Islam 1448 Hijriah.

Malam itu, langit Cianjur boleh saja menumpahkan hujannya. Namun, semangat hijrah yang menyala di hati umat tetap terang, menjadi pengingat bahwa cahaya keimanan tidak akan pernah padam oleh derasnya ujian.

“Dari cahaya obor yang menyala di tengah hujan, semoga lahir cahaya hijrah yang tak pernah padam di dalam hati. Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.”

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *