Infak Rp450 Ribu di SDN Favorit Cianjur, Orang Tua Takut Protes karena Khawatir Anak Dikucilkan

Pendidikan, Sorot22 Dilihat

CIANJUR – Dugaan pungutan berkedok infak dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kembali mencuat di Kabupaten Cianjur. Kali ini, praktik tersebut diduga terjadi di salah satu sekolah dasar negeri favorit yang berada di pusat Kota Cianjur.

Foto: ilustrasi AI

Sejumlah orang tua murid mengaku keberatan dengan permintaan dana sebesar Rp450.000 per siswa. Namun, mereka memilih diam karena khawatir anak-anak mereka mendapat perlakuan berbeda di lingkungan sekolah.

“Berat. Kalau mau protes atau menolak, takut anak jadi ada hal yang tidak diinginkan atau disingkirkan,” ujar salah seorang orang tua yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (13/6/2025).

Kepala sekolah membenarkan adanya rencana pengumpulan dana infak untuk menutupi kekurangan anggaran pembangunan toilet dan sejumlah fasilitas sekolah lainnya. Meski demikian, pihak sekolah belum menjelaskan secara rinci mekanisme pengumpulan dana tersebut.

Aktivis pendidikan Cianjur, Hendra Malik, mengecam praktik yang dinilai berpotensi menjadi pungutan mengikat di sekolah negeri.

“Sekolah dasar negeri dilarang memungut biaya yang bersifat mengikat. Jangan jadikan label sekolah favorit sebagai legitimasi untuk membebani orang tua siswa,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut. Sementara itu, sejumlah warga mendesak aparat Saber Pungli Polres Cianjur untuk menelusuri dan mengusut aliran dana yang dihimpun dari para orang tua murid.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *