CIANJUR – Kecamatan Pacet berhasil masuk enam besar dalam Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Kabupaten Cianjur Tahun 2026. Sebagai bagian dari tahapan penilaian lapangan, Tim Visitasi SKK Kabupaten Cianjur melakukan kunjungan ke Kecamatan Pacet pada Senin (3/8/2026).
Selain Kecamatan Pacet, lima kecamatan lainnya yang masuk enam besar yakni Kecamatan Cugenang, Mande, Ciranjang, Sindangbarang, dan Agrabinta.
Kegiatan visitasi yang berlangsung di Aula Kecamatan Pacet tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Tim penilai dipimpin Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur, Indra Sunggara, bersama 16 perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran tim disambut Camat Pacet beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala OPD, seluruh kepala desa se-Kecamatan Pacet, MUI Kecamatan Pacet, TP PKK Kecamatan, serta unsur pimpinan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).
Camat Pacet, Neng Didi, mengatakan keberhasilan Kecamatan Pacet menembus enam besar merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pemerintahan, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat.
“Capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, inovasi, serta pembinaan desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Visitasi SKK, Indra Sunggara, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan dilakukan untuk mencocokkan dokumen administrasi dengan implementasi nyata di lapangan.
Menurutnya, penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari pelayanan publik, koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan desa dan lembaga kemasyarakatan, pengelolaan keuangan serta akuntabilitas, inovasi daerah, hingga penguatan sumber daya manusia aparatur.
“Penilaian ini bertujuan memperoleh gambaran objektif mengenai kualitas penyelenggaraan pemerintahan kecamatan,” kata Indra.
Sekretaris Kecamatan Pacet, Adi Rahadi Jayusman, memaparkan sejumlah capaian kinerja Kecamatan Pacet sepanjang tahun 2026. Di antaranya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), inovasi pelayanan ANTARIKA Pacet, pembinaan pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor melalui semangat “Pacet Ngabret: Ngabdi Bareng, Responsif, Tuntas.”
“Seluruh materi yang dipaparkan merupakan bagian dari ekspos kinerja Kecamatan Pacet Tahun 2026,” jelas Adi.
Visitasi berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, klarifikasi dokumen, hingga peninjauan fasilitas pelayanan dan bukti implementasi berbagai program. Tim penilai juga berdialog dengan para pemangku kepentingan guna memperoleh gambaran langsung mengenai sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap seluruh kecamatan terus memperkuat budaya kerja kolaboratif, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata.
Bagi Kecamatan Pacet, keberhasilan menembus enam besar menjadi bukti komitmen seluruh elemen dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.






