P2K2 Cugenang Jadi Rumah Perjuangan Rakyat, Azis Sefudin Kawal Pendidikan dan Rutilahu Warga

Daerah132 Dilihat

CIANJUR – Spanduk bertuliskan “Rumah Perjuangan Rakyat, Bergerak Bersama Rakyat” terpampang di lokasi kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (12/2/2026).

Di bawah spanduk tersebut, ratusan warga memadati aula desa untuk mengikuti temu warga bersama Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDI Perjuangan, H. Muhamad Abdul Azis Sefudin.

Sekitar 200 warga, mayoritas keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), hadir dan memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Aspirasi yang disampaikan meliputi persoalan pendidikan anak, kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu), hingga keterbatasan sarana dan prasarana desa.

Dalam sambutannya, Azis menegaskan bahwa P2K2 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah penguatan keluarga agar mampu keluar dari jerat kemiskinan. Ia mendorong para orang tua untuk tetap memprioritaskan pendidikan anak sebagai investasi masa depan.

“Pertemuan ini bertujuan agar keluarga penerima PKH bisa bangkit. Jangan sampai anak-anak putus sekolah karena alasan biaya. Pendidikan adalah kunci memutus mata rantai kemiskinan,” tegas Azis.

Ia juga memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan dikawal secara serius, termasuk pengajuan bantuan rumah tidak layak huni serta perluasan akses Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa sekolah negeri, swasta, maupun madrasah.

Sementara itu, Kepala Desa Sarampad, Dudu Abdurajab, S.IP., mengungkapkan bahwa program bantuan perumahan bagi keluarga penerima PKH di wilayah sekitar terus menunjukkan progres. Ia menyebutkan, dua unit rumah di Desa Rabut saat ini hampir rampung dibangun.

Dudu turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPR RI tersebut. Namun, ia juga mengungkapkan keterbatasan fasilitas desa. Aula tempat kegiatan berlangsung, kata dia, belum memiliki atap permanen dan jumlah kursi yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung ratusan peserta.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Yang hadir lebih dari 150 orang, meskipun harus lesehan karena sarana kursi terbatas. Untuk pengadaan kursi dan perbaikan atap aula, ke depan akan kami ajukan melalui proposal,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, DPR RI, Kementerian Sosial, dan pihak terkait dapat terus terjalin guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Sarampad dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhamad Abdul Azis. Semoga sinergi ini berkelanjutan sehingga perekonomian warga meningkat, masyarakat semakin mandiri, serta program bantuan sosial dan perbaikan rumah layak huni dapat terus berjalan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan P2K2 tersebut, kolaborasi antara pemerintah pusat dan desa diharapkan semakin kuat dalam mempercepat penanganan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cianjur.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *