Pemkot Sukabumi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja, Bank BJB Gandeng Dua P3MI Biayai Calon Pekerja Migran

Daerah92 Dilihat

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya menekan angka pengangguran dengan membuka peluang kerja ke luar negeri. Salah satunya melalui penandatanganan kerja sama antara Bank BJB dengan dua perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang digelar di ruang pertemuan Kantor Cabang BJB Kota Sukabumi, Jumat (13/3/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, sebagai bentuk implementasi komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Dalam keterangannya, Ayep Zaki menjelaskan bahwa kerja sama ini melibatkan dua perusahaan penyalur tenaga kerja migran, yakni PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan PT Timuraya Jaya Lestari.

Walikota Sukabumi. H. Ayep Zaki, saat memberikan sambutannya.

Menurutnya, P3MI merupakan perusahaan yang memiliki peran dalam menempatkan pekerja migran Indonesia ke berbagai negara. Sementara Bank BJB memberikan dukungan dari sisi pembiayaan bagi calon pekerja migran yang akan berangkat bekerja ke luar negeri.

“Hari ini dilakukan kerja sama antara Bank BJB dengan dua perusahaan penyalur tenaga kerja, yaitu PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan PT Timuraya Jaya Lestari. P3MI ini adalah perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia, sementara BJB membantu dari sisi permodalan pemberangkatan,” ujar Ayep.

Mochamad Reza, Kacab bjb Sukabumi saat memberikan sambutan.

Ia menjelaskan, biaya yang dibutuhkan untuk proses pemberangkatan pekerja migran relatif cukup besar, mulai dari tiket, pelatihan, pengurusan visa, hingga kebutuhan administrasi lainnya.

“Biaya tiket, pelatihan, visa dan lain sebagainya kurang lebih sekitar Rp20 juta sampai Rp30 juta tergantung negara tujuan,” jelasnya.

Ayep menambahkan, sebelumnya Pemerintah Kota Sukabumi juga telah menyaksikan kerja sama serupa antara perusahaan P3MI dengan Bank Negara Indonesia. Dengan adanya dukungan dari Bank BJB, diharapkan semakin banyak lembaga perbankan yang ikut berkontribusi membantu masyarakat mendapatkan akses pembiayaan.

“Ini adalah bentuk komitmen. Kemarin saya juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BNI dengan P3MI, sekarang BJB. Mudah-mudahan nanti bank-bank lainnya juga turut serta,” ungkapnya.

Ia berharap program ini dapat mempercepat penanganan pengangguran di Kota Sukabumi sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan langkah ini, pengangguran di Kota Sukabumi bisa diselesaikan secepat-cepatnya. Ini komitmen yang baik untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kota Sukabumi,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank BJB Kota Sukabumi, Mochamad Reza, menegaskan bahwa pihaknya selalu mendukung berbagai program Pemerintah Kota Sukabumi, salah satunya program Bestari yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bank BJB selalu support program-program Pemerintah Kota Sukabumi. Dalam rangka mendukung program tersebut, hari ini kami melakukan perjanjian kerja sama dengan dua P3MI terkait penyaluran pembiayaan bagi calon tenaga kerja migran,” kata Reza.

Ia menjelaskan, para calon pekerja migran yang mendapatkan pembiayaan sebelumnya harus melalui tahapan pelatihan dan pendidikan di lembaga pelatihan kerja (LPK) sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan.

“Pada prinsipnya para pekerja migran harus sudah terlatih. Mereka mengikuti pendidikan terlebih dahulu di perusahaan LPK, kemudian setelah siap berangkat mereka tergabung dalam P3MI yang akan memberangkatkan mereka,” jelasnya.

Dalam skema kerja sama ini, Bank BJB berperan memberikan dukungan pembiayaan agar proses keberangkatan calon pekerja migran dapat berjalan lancar.

“BJB akan support dari sisi pembiayaannya. Harapannya tentu membantu Kota Sukabumi dalam upaya mengentaskan pengangguran dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *