Pengemudi Alami Luka Bakar Serius Setelah Mobil Pengangkut BBM Terbakar di Cimacan

Sorot97 Dilihat

CIANJUR | Suasana pagi di kawasan Puncak – Cianjur mendadak mencekam setelah sebuah mobil Kijang yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) terbakar hebat di area parkir Restoran Ponyo Cimacan, Jalan Raya Puncak KM 85, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 06.45 WIB. Insiden tersebut menyebabkan sang pengemudi mengalami luka bakar serius serta menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur menyebutkan, mobil tersebut dikemudikan oleh Yandi (22). Saat kejadian, korban diduga sedang beraktivitas di dekat kendaraannya yang sarat muatan BBM. Diduga terjadi korsleting listrik yang memicu percikan api, dan dengan cepat menyambar BBM sehingga menimbulkan kobaran besar.

“Api langsung membesar dan membakar kendaraan dalam waktu singkat,” ujar Budiyanto, Kasi Pemadam & Penyelamatan Damkar Cianjur.

Kobaran api yang cepat membesar menimbulkan kepanikan di antara pengunjung serta karyawan restoran. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan bisa disaksikan dari radius cukup jauh.

Tim Damkar Kabupaten Cianjur merespons laporan dengan cepat. Hanya tiga menit setelah menerima laporan pada pukul 07.00 WIB, satu unit kendaraan pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

“Satu unit mobil pemadam dengan empat personel dari Regu 1, dua personel dari Regu 2, satu operator 135 WMK 3 Cipanas, serta satu relawan Redkar diterjunkan ke lokasi,” jelas Komandan Regu Damkar.

Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga kini, kondisi terbaru korban belum mendapat konfirmasi resmi.

Kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Sementara itu, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran karena masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Damkar Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan bermuatan BBM, untuk selalu waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api di area rawan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan sepelekan potensi bahaya dari BBM. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan hindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran,” tegas petugas Damkar.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *