Rangkuman Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Cianjur, Jalur Puncak Paling Padat

Daerah54 Dilihat

CIANJUR — Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur merilis rangkuman pergerakan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H/2026 M. Hasilnya, jalur menuju kawasan Puncak Bogor menjadi titik dengan volume kendaraan tertinggi selama periode angkutan Lebaran.

Berdasarkan survei Traffic Counting (TC) melalui CCTV selama 24 jam, puncak arus mudik di jalur Cianjur–Puncak terjadi pada H-3 (18 Maret 2026) dengan 27.614 kendaraan per hari. Sementara arus balik tertinggi tercatat pada H+3 (24 Maret 2026) mencapai 43.132 kendaraan dari arah Puncak menuju Cianjur.

Kabid Lalu Lintas Dishub Cianjur, Muhamad Iqbal safaruddin SH.menyebut kepadatan di jalur ini tidak hanya dipengaruhi pemudik, tetapi juga wisatawan.

“Pergerakan arus balik beririsan dengan aktivitas wisata di kawasan Cipanas–Puncak,” ujarnya.

Di jalur Cianjur–Sukabumi, puncak arus mudik terjadi lebih awal pada H-5 (16 Maret 2026) dengan volume 30.351 kendaraan per hari. Sedangkan arus balik tertinggi terjadi pada H+1 (22 Maret 2026) mencapai 37.373 kendaraan, didominasi kendaraan roda dua.

Sementara itu, di jalur Cianjur–Bandung, puncak arus mudik tercatat pada H-2 (19 Maret 2026) dari arah Bandung ke Cianjur dengan 37.954 kendaraan per hari. Arus balik di jalur ini relatif merata pada H+3 (24 Maret 2026).

Secara umum, kendaraan roda dua mendominasi pergerakan selama masa mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Dishub Cianjur juga mencatat potensi pergerakan masyarakat mencapai 966.058 orang, dengan mobil pribadi dan sepeda motor sebagai moda utama.

Untuk mengantisipasi kepadatan, sejumlah langkah dilakukan, antara lain penerapan rekayasa lalu lintas one way, pembatasan operasional angkutan barang pada 13–29 Maret 2026, serta pelaksanaan rampcheck kendaraan.

Selain itu, sebanyak 671 angkutan kota di wilayah Cipanas dihentikan sementara pada tanggal tertentu guna mengurangi kemacetan.

Dishub juga menyiapkan jalur alternatif seperti Transyogi (Jonggol), Puncak 2, serta jalur Cugenang–Gekbrong sebagai opsi bagi pemudik.

Pemantauan arus lalu lintas dilakukan melalui 75 titik CCTV yang terintegrasi dengan sistem ATCS untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama periode lebaran.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *