Ribuan Oli Palsu Diamankan Kodim Cianjur dari Kawasan Puncak

Berita Utama, Sorot206 Dilihat

CIANJUR | reaksinusantaranews.com – Sebanyak 3.500 botol oli palsu berbagai merek terkenal berhasil diamankan oleh anggota Kodim 0608/Cianjur dari sebuah rumah di kawasan Puncak, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Operasi yang digelar pada Jumat (31/10/2025) ini berawal dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas mencolok di lokasi tersebut.

Dalam pemantauan, petugas gabungan dari Intel Kodim dan Koramil 0608-04/Pacet menemukan tumpukan kardus berisi pelumas yang diduga palsu. Satu orang terduga pelaku berinisial RL (42) turut diamankan dalam operasi ini.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, membeberkan rincian barang bukti yang disita. “Yang kami amankan antara lain oli merek Federal Ultratech 33 dus, Mesran 31 karton, MPX2 sebanyak 2 dus, Pertamina Enduro 1 dus, serta berbagai merek AHM dan Yamaha dalam jumlah tertentu. Total semuanya sekitar 3.500 botol,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Untuk memastikan keaslian produk, pihak Kodim melakukan pengecekan langsung ke beberapa dealer resmi Honda dan Yamaha di wilayah Cianjur. Hasil verifikasi menyatakan bahwa seluruh pelumas yang disita merupakan barang palsu atau ilegal.

“Sudah kami konfirmasi ke dealer resmi, dan hasilnya benar barang ini palsu. Tentu hal ini sangat merugikan masyarakat yang mengira membeli oli asli,” tegas Dandim Bistok.

Dandim menjelaskan bahwa oli palsu tersebut diduga sudah beredar di sejumlah bengkel di wilayah Cianjur. Berkat kewaspadaan dan laporan cepat masyarakat, peredaran yang lebih luas berhasil digagalkan.

“Kemungkinan besar oli palsu ini diedarkan di wilayah Cianjur. Kami akan mendalami lebih jauh mengenai jaringan distribusinya,” tambahnya.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Cianjur untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi tengah menyelidiki kemungkinan adanya jaringan atau sindikat yang lebih besar di balik kasus pemalsuan ini.

Pihak berwajib menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. “Kami berharap masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan agar tidak ada lagi yang dirugikan,” pungkas Dandim.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *