Rumah Wartawati Diteror, Ketua PWI Minta Polres Cianjur Lakukan Investigasi

Sorot70 Dilihat

CIANJUR — Seorang wartawati Harian Cianjur Ekspres, Ai Rahmawati, diduga mengalami aksi teror oleh dua pria tak dikenal yang mengetuk pintu rumahnya dengan keras pada Rabu (27/5/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Puri Indah Residence, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Ai Rahmawati mengaku sempat terkejut saat mendengar ketukan pintu bernada ancaman yang membuat penghuni rumah tersentak dari tidur.

“Dalam kondisi setengah sadar, saya bergegas bangun dan membuka pintu, lalu memergoki dua orang pria yang kemudian pergi setengah berlari meninggalkan halaman rumah,” ujar Ai kepada wartawan dengan nada cemas.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Cianjur, Mochamad Iksan, meminta aparat kepolisian segera turun tangan melakukan penyelidikan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Apa yang terjadi pada rumah wartawati tersebut harus segera diinvestigasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan asumsi liar di tengah masyarakat,” ujarnya.

Iksan berharap pihak berwajib, khususnya Polres Cianjur, dapat mengungkap motif di balik aksi teror tersebut secara terang benderang, termasuk mengidentifikasi dua pria tak dikenal yang diduga sebagai pelaku.

Menurutnya, penyelidikan sangat penting dilakukan untuk memastikan apakah aksi tersebut merupakan tindakan pribadi atau berkaitan dengan pihak tertentu.

“Wartawan sebagai salah satu garda terdepan dalam mengungkap kebenaran dan menyuarakan aspirasi publik rentan terhadap kekerasan yang mengancam keselamatan. Teror terhadap jurnalis juga merupakan ancaman terhadap kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia,” tandasnya.

Ketua PWI Perwakilan Cianjur itu mengaku percaya aparat penegak hukum dapat bertindak profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

“Saya percaya terhadap penegak hukum, khususnya Polres Cianjur, yang tentunya bisa bertindak profesional untuk membongkar motif teror ini,” pungkasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *