CIANJUR – Memasuki tahun ajaran baru, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan aman, nyaman, dan edukatif.
Disdikpora Cianjur melalui Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ipan Sopandi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MPLS tahun ini wajib berpedoman pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS Ramah. Peraturan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun kekerasan.
Mengacu pada juknis tersebut Disdikpora Cianjur sudah mengeluarkan surat edaran terkait MPLS Agar mengacu pada peraturan Permendikdasmen selanjutnya Dalam peraturan tersebut ada penekanan bahwa tidak boleh ada perpoloncoan. hal-hal yang dapat memberatkan orang tua, seperti siswa membawa Makanan, siswa harus memakai topi ataupun ID Card dari dus, pakai sepatu talinya dari rapia dan sebagainya ungkapnya.
Menurut ipan kalau ada satuan pendidikan yang melanggar ketentuan tersebut dan tidak mengindahkan surat edaran dari disdikpora Cianjur. Ia akan memanggil satuan pendidikan tersebut. Ujarnya.
“Pelaksanaan MPLS harus benar-benar ramah anak. Kami mengacu ketat pada Permendiknasmen Nomor 12 Tahun 2026. Tidak boleh ada lagi praktik-praktik perpeloncoan atau tugas yang memberatkan siswa baru. Fokus kita adalah adaptasi psikologis dan pengenalan budaya sekolah yang positif,”ungkap Ipan Sopandi
Evaluasi SPMB Online: Transparansi Meningkat
Selain mengawal jalannya MPLS, Disdikpora Kabupaten Cianjur juga memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tahun ini digelar secara penuh melalui sistem online (daring).
Sistem online ini dinilai berhasil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh calon siswa di Kabupaten Cianjur. Berdasarkan data rekapitulasi akhir Disdikpora,
Ipan Sopandi menambahkan, meskipun sempat terdapat beberapa kendala teknis minor terkait jaringan di wilayah pelosok, secara keseluruhan proses SPMB Online berjalan lancar berkat kesiapan tim IT sekolah dan posko pengaduan di tingkat kabupaten.
Dengan dimulainya MPLS Ramah ini, Disdikpora Cianjur berharap para siswa baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, sehingga proses kegiatan belajar mengajar (KBM) ke depan dapat menghasilkan generasi yang berkarakter dan berprestasi.






