GARUT – Kepedulian terhadap anak-anak yatim kembali ditunjukkan melalui kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Yayasan Muslimah Peduli Garut di Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (8/3/2026) di Masjid Al Baraz, kawasan Stasiun Kereta Api Garut.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 anak yatim piatu menerima santunan dari yayasan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan mereka. Kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Ketua Yayasan Muslimah Peduli Garut, Rita, menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari agenda sosial yayasan yang rutin dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan para relawan.
Menurut Rita, kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat kerja sama dengan DKM Masjid At Taqwa Hampor yang dipimpin oleh Haji Muklis.
“Alhamdulillah kegiatan santunan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami bekerja sama dengan DKM Masjid At Taqwa Hampor yang dipimpin oleh Bapak Haji Muklis,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan santunan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Di antaranya pihak PT Dua Kelinci serta para dermawan, yakni Ibu Sani Pujiati dan Ibu Novi Desyanti, yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial tersebut.
Selain memberikan santunan, Yayasan Muslimah Peduli Garut juga mengisi kegiatan dengan program pesantren kilat bagi para peserta. Program ini bertujuan memberikan pembinaan keagamaan kepada anak-anak sekaligus menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, para anak yatim tidak hanya mendapatkan bantuan secara materi, tetapi juga memperoleh pembinaan keagamaan yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menjalani kehidupan di masa mendatang.
Rita berharap kegiatan santunan dan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di Kabupaten Garut agar mereka tetap mendapatkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.










