Satpolairud Polres Sukabumi Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Perairan Pantai Dolpin Citepus

Sorot, Uncategorized21 Dilihat

SUKABUMI – Setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban laka laut yang sebelumnya dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Ahmad Nadif Fadilah (21), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jenazah ditemukan pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.20 WIB di perairan Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Penemuan tersebut bermula ketika personel Basarnas bersama Satpolairud Polres Sukabumi melakukan patroli pencarian di sepanjang wilayah perairan, mulai dari sekitar Pantai Citepus hingga Pantai Karangnaya.

Saat melintas di sekitar perairan Pantai Dolpin Citepus, petugas Basarnas melihat jasad mengapung di permukaan laut. Setelah didekati dan dilakukan pengecekan, jasad tersebut diketahui merupakan seorang laki-laki yang masih mengenakan baju putih dan celana yang identik dengan pakaian korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Personel Basarnas bersama Satpolairud Polres Sukabumi kemudian mengevakuasi jasad korban dari perairan menuju daratan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk menjalani visum et repertum.

Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi, S.Pd., membenarkan penemuan tersebut.

“Korban berhasil ditemukan di perairan Pantai Dolpin Citepus dalam kondisi meninggal dunia. Personel Satpolairud Polres Sukabumi bersama Basarnas kemudian membantu proses evakuasi korban dari perairan untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Palabuhanratu,” ujar AKP Dadi.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Bapak Kapolres Sukabumi menyampaikan duka cita kepada keluarga korban serta apresiasi kepada seluruh tim Basarnas, TNI AL dan Satpolairud yang telah berupaya maksimal selama proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” katanya.

Polres Sukabumi juga menyatakan komitmennya membantu keluarga korban dalam proses pemulasaraan hingga pemulangan jenazah ke rumah duka.

Sementara itu, Abdul Mutolib, paman korban, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pencarian hingga korban ditemukan.

“Alhamdulillah, kami dari pihak keluarga sangat bersyukur karena setelah selama tiga hari dilakukan pencarian, akhirnya jenazah ponakan kami berhasil ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Sukabumi beserta seluruh tim, mulai dari Basarnas, TNI AL hingga Polairud yang terus melakukan pencarian dari pagi, siang, sore sampai malam,” ujar Abdul Mutolib.

Ia juga mengapresiasi perhatian dan bantuan Kapolres Sukabumi kepada keluarga korban, termasuk dalam proses pemulasaraan hingga pengantaran jenazah.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres Sukabumi yang telah menanggung seluruh biaya, mulai dari persiapan, pemandian jenazah, peti, ambulans, sampai mengantarkan jenazah ke rumah duka. Semoga Bapak Kapolres selalu diberikan kesehatan, rezekinya dilancarkan dan dimudahkan dalam setiap urusannya,” ungkapnya.

AKP Dadi kembali mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang dan situasi di sekitar pantai serta mematuhi imbauan petugas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Dalam proses pencarian hingga evakuasi, Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas Kabupaten Sukabumi dan personel TNI AL terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan dan pemakaman.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *