Tingkatkan Akuntabilitas dan Efektivitas, BAZNAS Cianjur Gelar Bimtek Intensif bagi Pengurus UPZ Laskar Merah Putih

Daerah102 Dilihat

CIANJUR — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) intensif bagi seluruh pengurus dan anggota Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang se-Kabupaten Cianjur.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Cianjur, Kamis (5/2/2026) pagi, ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd.I. Bimtek tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas amil zakat, khususnya dalam aspek profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Dalam sambutannya, Hilman Saukani menegaskan bahwa UPZ LMP memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di tingkat akar rumput. Menurutnya, tantangan pengelolaan zakat di era modern menuntut peningkatan kemampuan teknis dan administratif para amil.

“Pengelolaan zakat saat ini tidak cukup hanya mengandalkan semangat pengabdian. Dibutuhkan pemahaman regulasi, sistem pelaporan yang baik, serta kemampuan membangun kepercayaan muzakki. Melalui bimtek ini, kami membekali pengurus UPZ dengan pengetahuan terkini, termasuk sistem pelaporan digital BAZNAS,” ujar Hilman.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia amil zakat merupakan kunci untuk mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Cianjur. Dengan pengelolaan yang tepat, dana ZIS diharapkan dapat disalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

“Setiap rupiah zakat harus memberikan dampak nyata, baik untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Cianjur, Iwan Mercy, menyambut baik pelaksanaan bimtek tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh para pengurus UPZ sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BAZNAS. Materi yang disampaikan menjadi panduan operasional bagi kami, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada para donatur dan mustahik. Sinergi antara BAZNAS dan UPZ menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat di Cianjur,” ungkapnya.

Bimtek ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur dan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berdiskusi langsung mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan serta solusi praktis yang dapat diterapkan.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan platform teknologi informasi terbaru milik BAZNAS, yang diharapkan dapat mempermudah proses pendataan, penghimpunan, dan pelaporan ZIS ke depan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Cianjur berharap kinerja seluruh UPZ Laskar Merah Putih semakin meningkat, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Cianjur.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *