Tingkatkan IPM, Politeknik Bhakti Kencana dan APDESI kabupaten Cianjur Luncurkan Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa

Daerah38 Dilihat

CIANJUR — Politeknik Bhakti Kencana Cianjur resmi berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Cianjur. Sinergi strategis ini ditandai dengan digelarnya Silaturahmi Akbar dan Forum Sinergi Kepala Desa se-Kabupaten Cianjur, sekaligus peluncuran Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa yang Unggul dan Berprestasi pada Senin (13/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kampus Politeknik Bhakti Kencana Cianjur ini dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur, Ketua DPC APDESI Kabupaten Cianjur beserta jajaran pengurus, para kepala desa se-Kabupaten Cianjur, serta unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Cianjur.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, APDESI, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun sinergi demi mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur.

Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG dalam menyampaikan launching program 1000 Sarjana Desa, dan juga sekaligus silaturahmi akbar para kepala desa, APDESI, se-Kabupaten Cianjur. Dan kami harapkan ini bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di desa-desa di seluruh Kabupaten Cianjur.

Beasiswa ini nanti akan dipilih siswa dan siswi dari desanya masing-masing yang memiliki potensi dan memiliki minat untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. Yang kemudian nanti akan berkuliah di sini, dan setelah itu mereka akan kembali untuk membangun desanya. Tutur Wahyu

Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa ini dirancang khusus untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat desa. Melalui program ini, putra-putri terbaik dari pelosok Cianjur yang memiliki potensi dan prestasi akan dipersiapkan menjadi SDM yang unggul, profesional, humanis, serta memiliki daya saing tinggi, khususnya dalam bidang kesehatan dan pelayanan publik.

Direktur Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Achmad Mulyana, menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah harus diinisiasi dari wilayah perdesaan melalui peningkatan kualitas manusianya.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta membuka kesempatan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Dr. Achmad Mulyana.

Politeknik Bhakti Kencana berkomitmen penuh memberikan pendampingan komprehensif kepada para penerima beasiswa. Proses pendampingan dimulai sejak pendaftaran, tahapan seleksi, masa perkuliahan, pengembangan kompetensi, hingga persiapan memasuki dunia kerja dan pengabdian masyarakat.

Di sisi lain, DPC APDESI dan para kepala desa memegang peran kunci dalam keberhasilan program ini. Mereka bertindak sebagai lini depan dalam sosialisasi, pendataan, penjaringan, hingga pemberian rekomendasi bagi calon mahasiswa yang tepat sasaran di desa masing-masing.

Melalui skema ini, program beasiswa tidak hanya ditargetkan untuk mencetak lulusan bergelar sarjana, tetapi juga melahirkan generasi muda desa yang mampu menjadi agen perubahan (agent of change), menciptakan inovasi, serta berkontribusi langsung pada pembangunan sektor kesehatan, ekonomi, dan sosial di wilayah mereka.

Selain peluncuran beasiswa, Forum Sinergi ini juga merumuskan ruang lingkup kolaborasi jangka panjang antara Politeknik Bhakti Kencana, APDESI, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur, yang meliputi:

Penyelenggaraan Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa.

Peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa.

Pengembangan kapasitas SDM dan aparatur pemerintahan desa.

Pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat).

Penguatan pelayanan kesehatan berbasis desa.

Pelaksanaan pelatihan dan peningkatan kompetensi masyarakat.

Pengembangan inovasi dan digitalisasi pelayanan pemerintahan desa.

Pendampingan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Penempatan mahasiswa untuk kegiatan praktik kerja, magang, dan penelitian.

Momentum ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) kemitraan strategis antara institusi pendidikan vokasi dan pemerintahan desa. Investasi besar di bidang pendidikan yang dimulai dari desa ini diharapkan mampu mempercepat visi terwujudnya Kabupaten Cianjur yang maju, mandiri, sehat, dan berdaya saing tinggi.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *