Pesantren Usia Senja Al-Gozali Dibuka, 100 Lansia Antusias Perdalam Ilmu Agama

Pendidikan58 Dilihat

CIANJUR | Pesantren Usia Senja Gelombang Pertama resmi dibuka oleh Ketua Majelis Ta’lim Assakinah, Hj. Lilis Boy, pada Sabtu (6/12/2025) di Masjid Al-Amakban, Jalan KH. Sa’ban, Desa Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Program ini merupakan bagian dari Pesantren Mulia Al-Ghazali, dengan total peserta mencapai 100 jamaah usia lanjut yang akan mengikuti pembinaan keagamaan selama 12 bulan.

Materi akan disampaikan oleh Hj. Anna Sukma dan H. Usman Zasiry, yang juga merupakan Pembina YABNA Talaga Cianjur. Para peserta yang mengikuti program secara penuh selama satu tahun akan menerima sertifikat kelulusan, yang menjadi bentuk apresiasi sekaligus kebanggaan bagi keluarga mereka.

Ketua Majelis Taklim Assakinah, Hj. Lilis Boy, menegaskan bahwa pembinaan untuk kelompok usia 40–50 tahun ke atas sangat penting karena memasuki fase yang membutuhkan penguatan ilmu agama sebagai bekal akhirat.

“Kami ingin memberikan ilmu bukan hanya untuk urusan dunia, tetapi untuk bekal nanti pulang,” ujarnya.

Selama 12 bulan, peserta akan mendapatkan materi pembetulan salat, wudu, adab ibadah, hingga pemahaman agama lainnya. Sertifikat kelulusan diberikan sebagai tanda bahwa para ibu telah menuntaskan pembelajaran sebagai persiapan menghadapi kehidupan akhirat.

Selain untuk lansia, MT Assakinah juga menyiapkan program Pesantren Sabtu khusus remaja tingkat SMA. Program ini diharapkan dapat menjadi kegiatan positif untuk mengisi waktu libur, terutama dalam memperkuat pendidikan adab dan sopan santun.

“Anak-anak sekarang terlalu banyak terpengaruh HP, padahal pelajaran terpenting adalah adab dan sopan santun,” tegas Hj. Lilis Boy.

Dalam wawancara terpisah, H. Usman Zasiry menyampaikan harapan besar agar program ini menjadi sarana memperkuat hubungan antarjamaah.

“Kegiatan ini mengawali program Pesantren Mulia Al-Ghazali. Subhanallah, ibu-ibu jamaah sebanyak 100 orang ingin memperdalam ilmu agama agar hidup lebih terarah, terbimbing, hingga mencapai husnul khatimah. Harapan kami, ke depan segala urusan yang berkaitan dengan jamaah semakin dimudahkan. Kita harus memiliki ruang untuk saling menyayangi, menjaga jamaah, dan memperkuat komunikasi,” ungkapnya.

Dengan rangkaian pembinaan mulai dari usia senja hingga remaja, MT Assakinah bersama Pesantren Al-Gozali berharap dapat menjadi wadah pendidikan keagamaan yang bermanfaat, terstruktur, dan berkelanjutan bagi masyarakat Cianjur.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed