SUKABUMI — Kunjungan 14 duta besar ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi pada hari kedua agenda diplomatik menjadi momentum strategis bagi promosi produk unggulan daerah.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menilai kehadiran para perwakilan negara sahabat tersebut sebagai peluang besar untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas hingga mampu menembus pasar internasional.

Menurutnya, Dekranasda berperan sebagai etalase karya asli masyarakat, sekaligus wadah bagi pengrajin lokal untuk menunjukkan identitas dan kualitas produknya.
“Ini produk asli Sukabumi, bukan barang dari Tanah Abang. Ada batik, batu akik, hingga kerajinan seperti boomerang hasil karya pengrajin kita,” ujar Ayep, Rabu (22/4/2026).
Antusiasme para duta besar terlihat saat meninjau berbagai stan UMKM. Sejumlah produk bahkan berhasil menarik minat tinggi, terutama batu akik yang dilaporkan terjual hingga Rp80 juta.

Ayep menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk kerja sama internasional. Ia melihat peluang yang terbuka tidak hanya di sektor perdagangan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga sosial budaya.
Ketua Kadin Kota Sukabumi, Patty Mulya, turut mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menyebut momen ini sebagai langkah penting dalam memperkuat daya saing UMKM lokal di kancah global.
“Harapannya, UMKM kita benar-benar bisa go internasional,” katanya.

Patty menambahkan, Dekranasda memiliki peran strategis dalam memasarkan produk unggulan seperti batu akik bernilai tinggi, gelang keberuntungan, serta batik khas Sukabumi dengan motif Kaka, Lokatmala, dan Kenari yang memiliki daya tarik tersendiri.
Ia juga memastikan para pelaku UMKM yang terlibat telah memenuhi berbagai persyaratan ekspor, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi ISO, hingga perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Seluruh proses tersebut difasilitasi pemerintah melalui dinas terkait sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengungkapkan bahwa mayoritas duta besar menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap produk batu-batuan yang dipamerkan.
“Dengan kunjungan ini, diharapkan pelaku UMKM memiliki akses lebih luas untuk memasarkan produk hingga ke mancanegara,” tuturnya.






