Bus Kesehatan Keliling PDI Perjuangan Layani Ratusan Warga Sukabumi dengan Pengobatan Gratis

Daerah14 Dilihat

SUKABUMI – Program pengobatan gratis melalui bus kesehatan keliling yang digagas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) kembali hadir melayani masyarakat di bulan ramadan. Kali ini, layanan kesehatan gratis tersebut digelar di Terminal KH Ahmad Sanusi, Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Rabu (4/3/2026).

Ratusan warga tampak antusias mendatangi lokasi untuk memeriksakan kesehatan mereka. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, konsultasi dokter, pemberian obat gratis, hingga pengecekan tekanan darah dan gula darah.

Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kemanusiaan partai yang sudah berjalan sejak penanganan bencana pada 26 November lalu.

“Ini satu rangkaian kelanjutan. Sebetulnya sudah dimulai sejak bencana 26 November. Waktu itu kami kirim dari DPP 30 unit mobil ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dua bulan di sana sampai akhir Januari. Setelah kondisi mulai kondusif dan puskesmas sudah berjalan, kami tinggalkan,” ujar Ribka di sela kegiatan.

Ia menambahkan, selain bus kesehatan, pihaknya juga mengoperasikan Kapal Malahayati yang sempat bergerak dari Lhokseumawe menuju Sibolga, Tapanuli Tengah, Padang, Mentawai, hingga Bengkulu. Saat ini kapal tersebut berada di Cilegon dan dijadwalkan berlayar ke Jawa Tengah pada 7 Maret, dimulai dari Tegal.

Sementara itu, bus klinik yang hadir di Sukabumi didatangkan dari Kalimantan Utara dan telah berkeliling di sejumlah wilayah Jawa Barat, dimulai dari daerah terdampak banjir di Karawang, kemudian berlanjut ke delapan kota dan kabupaten di Banten.

“Di Sukabumi kemarin sudah keliling di beberapa dapil, sekarang di kota. Besok lanjut ke Cianjur dan Depok. Setelah itu kita siapkan lagi untuk posko kesehatan mudik dan balik Lebaran,” jelasnya.

Ribka menegaskan, program kesehatan ini merupakan wujud komitmen partai dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata.

“Harapan kita semua rakyat, bukan hanya di Sukabumi saja, mendapatkan akses kesehatan dengan baik. Itu perintah konstitusi kita, dalam UUD 1945 Pasal 28 dan Pasal 34 jelas bahwa tidak boleh ada perbedaan. Masalah penyakit jangan sampai karena administrasi mengalahkan keadilan, itu tidak boleh,” tegasnya.

Warga yang hadir mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin di berbagai wilayah Kota Sukabumi.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *