Kapolri Ajak Peserta Kemah Nasional Pramuka PUI Rawat Persatuan dan Kesatuan

Daerah88 Dilihat

SUKABUMI — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) di Lapang Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).

Apel kebangsaan tersebut turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Kegiatan Kemah Nasional Pramuka PUI yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti sekitar 5.400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kapolri mengatakan, Gerakan Pramuka dan PUI menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk mengembangkan pengetahuan, kedisiplinan, keterampilan, sekaligus membangun karakter.

“Ini sangat bermanfaat untuk generasi muda. Gerakan Pramuka menyiapkan insan untuk memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan keterampilan,” ujar Listyo Sigit.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan media sosial memiliki dua sisi. Di satu sisi, teknologi memudahkan masyarakat mengakses berbagai ilmu pengetahuan. Namun di sisi lain, derasnya arus informasi tanpa penyaringan dapat menimbulkan dampak negatif.

“Kalau tidak hati-hati dapat berdampak negatif. Makanya harus waspada dengan derasnya dan kemudahan informasi lewat kecanggihan teknologi ini,” katanya.

Karena itu, Kapolri mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita mengetahui Pancasila dan mengenal semangat Bhinneka Tunggal Ika. Namun itu jangan sampai berhenti di hafalan saja, harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin mengatakan, Apel Kebangsaan menjadi momentum bagi PUI untuk memperkuat kontribusinya dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Ia menegaskan, PUI akan terus berkontribusi sekaligus mengawal pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, termasuk melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dengan apel ini, ingin membangun PUI yang lebih baik melalui program presisi. PUI ingin mewujudkan negeri Baldatun Toyyibatun wa Rabbun Ghafur serta menyiapkan SDM terbaik,” pungkasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *