Pemkab Garut Usulkan Pembangunan Flyover Kadungora-Leles untuk Atasi Kemacetan Lalulintas

Daerah, Sorot153 Dilihat

Garut | reaksinusantaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut tengah mengusulkan pembangunan flyover di jalur utama Kadungora–Leles sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.

Jalur Kadungora dikenal sebagai akses utama menuju pusat Kabupaten Garut. Setiap libur panjang, ribuan kendaraan dari luar kota memadati ruas jalan ini untuk berwisata atau mudik, menyebabkan antrean panjang di beberapa titik, khususnya di perlintasan kereta api Kadungora.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, mengatakan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan jalur alternatif, yakni Jalan Soekarno-Hatta. Namun, proyek tersebut belum sepenuhnya rampung sehingga belum bisa difungsikan secara maksimal.

“Sebetulnya kita sudah punya alternatif, yaitu Jalan Soekarno-Hatta. Itu salah satu upaya mengantisipasi kemacetan di titik Kadungora. Tapi memang ada bagian yang belum tuntas,” ungkap Agus Ismail belum lama ini.

Ia menjelaskan, kemacetan di kawasan Kadungora salah satunya disebabkan oleh perlintasan kereta api aktif yang sering membuat arus kendaraan tersendat. Karena itu, Pemkab Garut menilai pembangunan flyover atau underpass perlu dikaji secara serius sebagai solusi jangka panjang.

Menurut Agus, kemacetan di Kadungora ini kan salah satunya karena perlintasan kereta api. Jadi perlu dikaji secara matang apakah solusi terbaiknya flyover, underpass, atau opsi lain.

Agus, yang akrab disapa Agis, menyebut bahwa usulan pembangunan flyover ini sudah disampaikan oleh Bupati Garut dalam rapat koordinasi infrastruktur tingkat Provinsi Jawa Barat. Kajian lebih lanjut akan melibatkan PT KAI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkab Garut untuk menentukan langkah terbaik dan pembagian peran masing-masing pihak.

“Nanti hasil kajiannya akan menentukan arah kebijakan berikutnya, termasuk soal kebutuhan lahan yang kemungkinan besar akan disiapkan oleh Pemda,” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa saat ini proses masih berada dalam tahap perencanaan kajian, sehingga belum ada anggaran yang dialokasikan untuk proyek tersebut. “Belum ada anggaran, karena kajiannya sendiri belum dimulai,” katanya.

Dengan rencana pembangunan flyover ini, Pemkab Garut berharap masalah kemacetan di jalur Kadungora–Leles bisa segera teratasi, sehingga arus kendaraan menuju Garut dapat berjalan lebih lancar dan efisien, terutama di musim liburan.***

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *