Sekda Lepas 720 Peserta KKN Reguler UMMI, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

Daerah, Pendidikan42 Dilihat

SUKABUMI – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus UMMI, Senin (6/7).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada UMMI atas komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan secara langsung di tengah masyarakat.

Ia berharap kehadiran mahasiswa di lokasi KKN mampu memberikan dampak positif sekaligus menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan desa.

“Saya berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan, sekaligus menghormati nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal, serta menjunjung tinggi etika dan semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaan program kerja,” ujar Ade Suryaman.

Sekda juga mengingatkan para mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, menunjukkan sikap disiplin, serta menjadikan masa pengabdian sebagai sarana mengasah kepemimpinan dan empati sosial.

“Jadikan setiap pengalaman selama KKN sebagai bekal berharga dalam membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta memperluas wawasan, sehingga kelak mampu memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMI, Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., menjelaskan bahwa KKN tahun ini merupakan bagian dari kurikulum wajib bagi mahasiswa semester enam yang bertujuan melatih kemampuan bersosialisasi dan menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.

Sebanyak 720 mahasiswa mengikuti KKN yang dibagi ke dalam lima skema. Skema terbesar adalah KKN One Village One Department (OVOD) yang diikuti 438 mahasiswa dan ditempatkan di enam kecamatan serta 22 desa di Kabupaten Sukabumi dengan fokus pada pengelolaan sampah dan penanggulangan stunting.

Selain itu terdapat KKN Sinergi yang berkolaborasi dengan Bapperida Kabupaten Sukabumi dalam program mitigasi bencana di Kecamatan Warungkiara, KKN Kekhususan, KKN Muhammadiyah Aisyiyah di Kabupaten Malang, serta KKN Skema Internasional yang dilaksanakan di Malaysia.

Para peserta juga ditargetkan menghasilkan berbagai luaran berupa laporan akhir, press release, dan video pengabdian yang akan dilombakan hingga tingkat provinsi.

Mewakili pimpinan universitas, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UMMI, Dr. Asep Muhamad Ramdan, S.E., M.M., kembali mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan KKN sebagai ajang pengabdian kepada masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata bukan untuk pelancong, pelesir, atau melamun. Tetapi kembali kepada masyarakat, memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan yang secara akademik sudah kalian dapatkan. Silakan berkolaborasi dengan masyarakat,” tegasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *