CIANJUR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah/Raudhatul Athfal (KKM/RA) jenjang RA, MI, MTs, dan MA tingkat Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kemenag Cianjur, Jumat (26/6/2026).
Rakor dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), H. Budi Lukmana, jajaran pengurus KKM/RA, serta para kepala madrasah dari seluruh jenjang di bawah naungan Kemenag Cianjur.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarsatuan pendidikan madrasah guna menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Menurutnya, rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Cianjur.
“Rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk menyatukan visi, mengevaluasi program kerja, dan merumuskan langkah-langkah strategis demi meningkatkan mutu lulusan madrasah di Kabupaten Cianjur,” ujar Abdul Qohar Azij.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Cianjur, H. Budi Lukmana, menyampaikan sejumlah arahan teknis terkait penguatan tata kelola kelembagaan madrasah dan Raudhatul Athfal (RA). Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kurikulum, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pengelolaan administrasi madrasah yang transparan, tertib, dan akuntabel.
Melalui rapat koordinasi ini, Kemenag Cianjur berharap terbangun sinergi yang semakin kuat di antara seluruh pengelola madrasah sehingga program kerja dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan, mulai dari jenjang RA hingga MA.
Dengan kolaborasi yang solid, madrasah di Kabupaten Cianjur diharapkan mampu mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, serta memiliki akhlakul karimah sebagai bekal menghadapi masa depan.












