Warga Gasol Audiensi ke Kecamatan, Minta Klarifikasi Video Viral Menu MBG Balita dan Transparansi Anggaran Desa

Desa, Sorot110 Dilihat

CIANJUR | Sejumlah warga Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, mendatangi Kantor Kecamatan Cugenang pada Senin (15/12/2025). Kedatangan mereka untuk meminta audiensi dan klarifikasi terkait video viral dugaan menu MBG balita yang basi, serta menuntut transparansi anggaran Dana Desa (DD) dan pembangunan infrastruktur.

Masyarakat menyoroti video viral menu MBG balita berupa lontong yang diduga sudah basi. Video tersebut disebut direkam di salah satu dapur MBG yang diduga milik Kepala Desa Gasol. Warga meminta pihak kecamatan memfasilitasi pertemuan dengan Kepala Desa Gasol dan Kepala SPPG Dapur Gasol guna memperoleh penjelasan secara terbuka.

Selain persoalan menu MBG, warga juga mempertanyakan dugaan tidak transparannya pengelolaan Dana Desa, ketidaksesuaian spesifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada pembangunan jalan cor beton, serta kualitas pelayanan pemerintahan desa.

Hendra, perwakilan warga Desa Gasol, menyampaikan bahwa audiensi dilakukan untuk meminta musyawarah dan klarifikasi atas video viral tersebut.

“Karena pemilik dapur MBG adalah istri kepala desa, kami meminta penjelasan agar persoalan ini tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di masyarakat,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Hendra, jika benar menu MBG balita tersebut basi, maka pihak terkait harus segera menindaklanjuti dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Program MBG bertujuan untuk menyehatkan balita dan generasi anak-anak, bukan untuk mengejar keuntungan tanpa memperhatikan kualitas makanan,” tegasnya.

Warga juga menyoroti pembangunan jalan cor beton yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Mereka menilai material batu yang digunakan tidak sepenuhnya batu split ukuran 2–3, melainkan bercampur dengan batu berukuran besar. Bahkan, salah satu warga mengaku memiliki bukti video penurunan batu besar di lokasi proyek dan meminta pihak kecamatan serta Inspektorat Kabupaten Cianjur untuk meninjau pembangunan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Gasol Ucu Holisoh dan Kepala SPPG Dapur Gasol Aep Saepudin, didampingi Camat Cugenang Ali Akbar, menggelar musyawarah di Kantor Kecamatan. Camat Ali Akbar menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut laporan masyarakat terkait video viral menu MBG balita, transparansi anggaran, dan pelayanan desa.

“Semoga kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak SPPG agar tidak terulang kembali,” ujar Ali Akbar.

Sementara itu, Aep Saepudin selaku Kepala SPPG Dapur Gasol menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas permasalahan yang terjadi. Ia menegaskan akan melakukan evaluasi dan pembinaan kepada UMKM dapur MBG agar lebih memperhatikan kualitas menu makanan balita ke depan.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan. Ke depannya kami akan lebih selektif dalam penyajian menu MBG balita,” tutupnya.

Kepala Desa Gasol Ucu Holisoh yang juga merupakan pemilik yayasan MBG turut menyampaikan permohonan maaf. Ia berjanji akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Terkait pembangunan jalan cor beton, Ucu Holisoh menjelaskan bahwa material batu besar tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan posyandu, bukan untuk pengurugan jalan.

“Saat itu saya sedang sakit dan perangkat desa sudah pulang. Saya sudah berkoordinasi dengan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa untuk memindahkan material tersebut,” jelasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *