Merawat Kepercayaan, Kejaksaan dan Pers Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Daerah82 Dilihat

SUKABUMI — Kejaksaan Negeri Cibadak Kabupaten Sukabumi memperkuat sinergi dengan insan pers melalui temu silaturahmi bertema “Sinergi Kejaksaan dan Pers untuk Masyarakat” yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri Cibadak, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Cibadak Tumpal Eben Ezer, S.H., M.H., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosan) Kabupaten Sukabumi H. Yulipri, S.T., M.T., pengurus PWI, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kajari Cibadak Tumpal Eben Ezer menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum perlu dibangun melalui integritas, profesionalisme, keterbukaan, dan akuntabilitas.

“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui integritas, profesionalisme, keterbukaan, dan akuntabilitas. Penegakan hukum tidak tertutup, melainkan harus dipahami publik dan diawasi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Tumpal, kejaksaan dan pers bukan merupakan dua pihak yang berhadapan, melainkan mitra strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjaga kualitas demokrasi dan penegakan hukum.

Ia menyebut, hal tersebut sejalan dengan Nota Kesepahaman yang disepakati pada 15 Juli 2025 mengenai hubungan penegakan hukum dan kemerdekaan pers.

“Penegakan hukum dan kemerdekaan pers saling menguatkan. Kritik yang membangun adalah masukan untuk perbaikan,” katanya.

Tumpal juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip jurnalistik dalam pemberitaan yang berkaitan dengan proses hukum. Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat dan berimbang serta tidak mendahului putusan pengadilan.

“Pemberitaan harus akurat, berimbang, tidak mendahului putusan, dan menghormati asas praduga tak bersalah. Mari kita jaga kepercayaan bersama demi Kabupaten Sukabumi yang adil dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfosan Kabupaten Sukabumi H. Yulipri mengapresiasi kehadiran insan pers dalam kegiatan tersebut. Ia menilai komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan media penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar.

“Peran pers menyampaikan informasi yang benar dan akurat sangat menentukan pemahaman masyarakat. Tanpa peran itu, informasi yang diterima dapat menyimpang dari fakta,” ujar Yulipri.

Ia menyebut, sinergi antara Kejaksaan, pers, dan Pemerintah Daerah merupakan bagian penting dalam menciptakan komunikasi publik yang sehat.

Yulipri juga menyinggung kehadiran mitra media dalam kegiatan tersebut. Dari sekitar 200 mitra media yang ada, menurutnya, baru sekitar 20 persen yang hadir.

“Meski baru sekitar 20 persen dari 200 mitra media yang hadir, langkah ini sudah sangat berharga,” katanya.

Di akhir sambutannya, Yulipri berharap perbedaan pandangan yang selama ini muncul dapat disikapi melalui komunikasi dan dialog sehingga tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.

“Kita harap perbedaan dapat lebur, tidak ada lagi kesalahpahaman. Kondusivitas Kabupaten Sukabumi menentukan minat investor. Bapak Bupati selalu terbuka menjalin sinergi, semoga ini membawa kemajuan nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *