SUKABUMI — Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Kampung Ciambar Kolot, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026). Kondisi jenazah saat ditemukan telah mengalami pembusukan lanjut.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga berinisial Jaji sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, saksi dalam perjalanan pulang setelah memotong rumput dan melihat sesuatu dalam posisi terbaring di bawah jembatan.
Setelah didekati, saksi mengetahui bahwa benda tersebut merupakan sesosok mayat. Temuan itu kemudian diberitahukan kepada warga lainnya sebelum dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Personel Unit Identifikasi dan piket fungsi Satreskrim Polres Sukabumi bersama anggota Polsek Nagrak kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas langsung mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan luar terhadap jenazah, dokumentasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Sukabumi IPTU Dudi Suharyana, S.H., M.H., membenarkan adanya penemuan tersebut.
“Benar, personel kami telah melakukan olah TKP terkait penemuan sesosok mayat yang hingga saat ini belum diketahui identitas maupun jenis kelaminnya,” ujar IPTU Dudi.
Berdasarkan pemeriksaan awal, jenazah ditemukan sekitar tujuh meter dari badan jalan, tepat di bawah jembatan Tol Bocimi KM 69. Lokasi penemuan berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga dan hanya dapat diakses melalui jalan setapak.
Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi.
“Untuk memastikan identitas serta mengetahui penyebab kematian, jenazah selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan dan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” jelasnya.
IPTU Dudi mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui penyebab dan kronologi kematian.
Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya mengamankan dan melakukan olah TKP, pemeriksaan luar jenazah, mengumpulkan keterangan para saksi, serta membawa jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta mengetahui secara pasti penyebab kematiannya. Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat agar dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan penemuan tersebut,” pungkasnya.
Polres Sukabumi memastikan penyelidikan masih berlangsung. Identitas korban dan penyebab kematian akan menunggu hasil pemeriksaan medis serta pendalaman penyelidikan di lapangan.






