Taat Bayar Pajak Berbuah Umrah, 10 Kadus dan 7 Desa di Sukabumi Diguyur Penghargaan

Bisnis, Sorot87 Dilihat

SUKABUMI — Sebanyak 10 kepala dusun (Kadus) dan tujuh desa di Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan atas kepatuhan dalam membayar pajak. Apresiasi tersebut diberikan dalam Gebyar Sipenyu yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).

Tak hanya piagam penghargaan, para penerima apresiasi juga mendapatkan hadiah, termasuk tujuh paket umrah. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak dan retribusi.

Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, di antaranya desa dan kecamatan dengan pelunasan PBB-P2 tercepat, realisasi pembayaran terbesar sebelum jatuh tempo, kecamatan terbaik dalam pemenuhan data potensi pajak daerah, serta wajib pajak dengan tingkat kepatuhan pembayaran tertinggi.

Apresiasi juga diberikan kepada pihak yang berkontribusi dalam penelusuran kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang (KTMDU), serta perusahaan swasta yang dinilai turut mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, mengatakan Gebyar Sipenyu merupakan bagian dari strategi kolaborasi untuk membangun budaya taat pajak sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Bapenda terus mengembangkan layanan berbasis digital agar pembayaran dan akses dokumen perpajakan semakin mudah, cepat, dan terjangkau, termasuk melalui layanan WhatsApp.

Bapenda juga mulai menguji coba sistem informasi geografis (SIG) untuk memetakan potensi dan kepatuhan pajak di tiga kecamatan, yakni Cibadak, Parungkuda, dan Cicurug.

“Ke depan, dalam sistem sudah bisa terlihat mana yang bayar pajak dan mana yang belum. Kita bisa mengidentifikasi mana yang taat bayar pajak,” ujar Herdy.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan, pembayaran pajak dan retribusi merupakan tanggung jawab bersama karena menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.

“Melalui program ini, kita membangun kesadaran bahwa membayar pajak dan retribusi merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam membangun daerah,” kata Asep Japar.

Ia menjelaskan, penerimaan dari pajak dan retribusi akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bupati berharap Gebyar Sipenyu dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya taat pajak di tengah masyarakat.

“Budaya taat pajak dan membayar pajak tepat waktu merupakan salah satu ikhtiar dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi bersama jajaran menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada para penerima apresiasi.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *